Akhir – akhir ini cuaca sedang tidak stabil dan berubah dengan cepat. Terkadang matahari bersinar sangat terik hingga terasa perih bila mengenai kulit secara langsung. Lalu tiba – tiba berubah gelap dan turun hujan yang sangat deras.
Terkadang saat sedang Santai memandangi sekitar, Aku menyadari bahwa sepertinya kondisi cuaca seperti ini sedang terjadi didalam hatiku. Terkadang muncul sebuah kesempatan, Dan aku pun merespon kesempatan itu dengan semangat dan optimis.
![]() |
| Sinar Senja Yang Memberikan Harapan |
Walaupun sebenarnya kesempatan yang datang itu peluangnya sangat tipis. Dan tidak lama setelah itu seketika aku merasa hidupku terasa kosong dan hampa. Perasaan optimis itu dengan cepat berubah menjadi keraguan dan frustasi.
Kesempatan yang baru saja muncul itu menguap dengan cepat. Lalu setelahnya aku lagi – lagi merasa kehilangan arah dalam hidupku. Disinilah mulai muncul sebuah memori yang dahulu pernah aku alami.
Dimana saat itu aku selalu berjuang sebaik dan sekeras yang aku bisa. Tanpa mengenal rasa Lelah aku terus berjuang, Hal itu aku lakukan agar bisa memiliki masa depan yang baik. Aku tidak mau menjadi beban kedua orang tuaku.
Itulah semangat yang membara didalam hatiku, Dan aku selalu berusaha keras untuk menjaga semangat itu tetap membara didalam hatiku. Tetapi pada akhirnya, masa depan yang dahulu aku perjuangkan itu terjadi saat ini.
| Berharap Semangat Itu Berkobar Kembali |
Aku tetap gagal, semangatku hilang, dan aku kehilangan arah dalam hidupku. Bisa dibilang saat ini aku sedang menjalani hidup dengan benban luka batin, lalu masuk ke mode zombie. Dimana aku tetap bekerja sesuai jobdesk dengan gaji yang rendah.
Bukannya tidak mau bekerja keras, Tetapi memang usaha kerasku kurang dihargai. Padahal hasil yang didapat saat itu cukup memuaskan. Fakta tersebut membuat aku lebih memilih untuk fokus pada jobdesk.
Jadi jika ada hal yang tidak memiliki hubungan langsung dengan jobdesk ku, Maka hal itu aku anggap sebagai sesuatu yang tidak penting. Meski begitu aku tetap berusaha untuk fokus dengan apa yang ada didepan mata.
Aku sudah tidak mau lagi bekerja terlalu keras untuk sesuatu yang tidak pasti. Aku juga sudah tidak ingin memikirkan hal – hal yang akan terjadi dimasa depan. Karna bagiku saat ini, Menjaga hati dan pikiran agar tetap waras sudah cukup menguras tenagaku.
![]() |
| Harapan Dan Kesempatan |
Dan menjadi manusia sehat dengan pikiran yang waras sudah cukup membuatku bahagia. Hal itu membuatku tidak perlu lagi membuang – buang energi untuk khawatir dengan apa yang akan terjadi dimasa depan.
Segalanya bisa berubah dengan cepat kearah yang tidak terduga, Entah itu hal baik ataupun buruk. Tentu saja aku selalu berusaha agar hal – hal baiklah yang nantinya akan terjadi. Dan aku akan terus berusaha mewujudkan hal – hal baik tersebut dimasa depan.

